Sejarah Dan Era Perkembangan Komunikasi
Riwayat
perkembangan komunikasi antarmanusia adalah sama panjangnya dengan sejarah
kehidupan manusia itu sendiri, Disebut begitu karena sejak manusia ada, sejak
itu pula mereka saling berkomunikasi satu dengan lainnya. Berkomunikasi
merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Karena itu sejak awal,
manusia berupaya agar di antara mereka dapat terjadi saling berhubungan. Untuk
keperluan itu manusia berusaha menciptakan dan mcngembangkan berbagai sarana
yang memungkinkan mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok yang dimaksud.
Menurut
Nordenstreng dan Varis (1973), ada empat titik penentu yang pertama dalam
sejarah komunikasi manusia, yaitu: perolehan (acquisition) hahasa, yaitu pada
saat yang sama dengan lahirnya umat manusia. Dengan kemampuan berbahasalah
manusia dapat berkomunikasi dengan sesamanya, perkembangan scni tulisan
berjalan dengan komunikasi lisan. Setelah manusia menemukan cara menuliskan dan
alat menulis, maka komunikasi yang selama ini dilakukan dengan bicara lantas
bisa dituliskan.
Sekitar
500 tahun SM, raja Persia yang bernama Darius, menempatkan prajuritnya di tiap
puncak bukit yang terdapat di wilayah kerajaan tersebut. Lalu untuk
menyampaikan sesuatu informasi, para prajurit tersebut akan saling berteriak
satu sama lain, sehingga jarak sejauh 450 mil dapat diliput selama 2 hari.
Begitu pula digunakannya bedug atau kentongan untuk menyampaikan sesuatu pesan
agar dapat kedengaran hingga jarak yang cukup jauh. Menurut Charyk (1984), hal
itu merupakan sebuah batu tapal atau milestone dalam perjalanan perkembangan
teknologi komunikasi, karena hal itu merupakan sebuah langkah awal menuju
mekanisasi dari aktivitas ini.
Kemudian
disadari pula bahwa asap dapat terlihat dari jarak yang jauh pada siang hari,
dan api unggun dapat berfungsi yang sama pada malam hari. Hal tersebut
meaipakan permulaan dikenalnya komunikasi jarak jauh, yaitu melampaui jarak
yang bermil-mil jauhnya antara pemberi dengan penerima informasi. Inovasi ini
juga membuat biaya (dalam arti human effort atau upaya manusia) komunikasi
menjadi menurun jika dibanding dengan apa yang harus dikeluarkan sebelumnya.
Melalui
cara itulah bangsa Indian di Amerika dapat berkomunikasi pada jarak puluhan mil
dengan upaya yang ringan. Karena mereka tidak mempunyai bahasa tertulis,
digunakanlah hembusan asap berisi pesan-pesan yang artinya telah ditetapkan
lebih dahulu. Teknik hembusan asap ini memang kurang canggih, tetapi sebenarnya
analog dengan, titik dan baris yang kemudian dipakai untuk melambangkan huruf
dan sistem morse. Para pelari juga merupakan bentuk awal dari komunikasi jarak
jauh. Seperti diketahui, maraton Olympic (sejauh 62 mil) juga merupakan atribut
bagi seorang kurir (messengger) Yunani. Di Amerika Serikat sekitar tahun 1860
kemudian dikenal the Poni Express yaitu pelayanan untuk menyampaikan surat
dengan menggunakan kendaraan kuda.
Sejarah
komunikasi akan lebih luas jika dikaji dengan kaitan struktur sosial pada tahap
historis yang berbeda, seperti yang dilakukan Smythe (1969). Sejarah komunikasi
massa dalam aiti yang lebih terbatas, merentangi 5 abad, meliputi periode yang
sangat singkat dilihat dari sudut komunikasi secara keseluruhan. Pada masa awal
kehidupan manusia dalam bentuk berkelompok, terbentuklah sebuah clan yang
terdiri dari beberapa keluarga. Mereka ini berkeliling mencari hewan dan
tumbuhan yang dapat dimakan. Begitulah terus, berpindah-pindah dari satu tempat
ke tempat yang lain menunit kebutuhan mencari makanan tadi. Masyarakat yang
pada saat itu bersifat kesukuan (tribal) merupakan masyarakat oral di mana
tradisi kultural (kepercayaan, keterampilan, dan sebagainya) diwariskan dari
suatu generasi ke generasi berikutnya dengan cara pengalaman langsung.
Organisasi
yang bersifat patriarkhal yang muncul dalam era berburu dan mencari pada
kehidupan klan kemudian perlahan-lahan berubah dengan bergesernya situasi ke
masa pertanian yang menetap di desa-desa. Hal ini menumbuhkan suatu kelompok
baru yang terdiri dari para pemimpin agama atau kependetaan. Amat pentingnya
pendeta pada masyarakat desa adalah karena mereka “menggantikan” fungsi nenek
moyang keluarga atau clan sebagai suatu kekuatan yang memadukan (integrating
force) dalam masyarakat. Kendali mereka atas kepemimpinan pada kelompok bahkan
lebih kuat dari para kepala clan (chiefs), karena para pendeta menguasai juga
tanah desa. Lilian tidak dimiliki oleh individual secara pribadi tetapi
merupakan kepunyaan Tuhan yang “perwakilan sahnya” di bumi (menurut persepsi di
kala itu) adalah para pendeta.
Bermulanya
kependetaan pada masa itu juga merupakan lahirnya “bahasa suci” yang tidak
dimengerti oleh anggota masyarakat yang tidak diangkat untuk “urusan-urusan
suci”. Komunikasi rahasia antarpendeta itu seperti juga komunikasi lain secara
eksklusif masih bersifat oral. Masyarakat biasa tidak bisa ikut serta dalam
pertukaran informasi yang terjadi di kalangan pendeta karena mereka ini tidak
mengerti bahasa yang digunakan. Padahal komunikasi yang berlangsung pada masa
itu hanya berbentuk lisan. Belum ada yang berbentuk tulisan.
Perkembangan
kemudian berlanjut hingga saat yang menentukan berikutnya clan sejarah manusia
setelah tumbuhnya desa-desa sebagai tempat bermukim manusia. Sekitar 5000
hingga 7000 tahun yang silam lahirlah bentuk negara nasional pertama dengan
ditaklukkannya Mesopotamia oleh Sumeria. Dibandingkan dengan desa, negara
permulaan ini merupakan suatu masyarakat yang relatif besar, dengan penduduk
puluhan ribu, dan dengan suatu organisasi militer untuk pertahanan masyarakat.
Penggunaan budak sebagai tenaga kerja dalam suatu negara yang terorganisir
tersebut membebaskan anggota masyarakat yang lain dari keharusan melaksanakan
tugas secara langsung dalam kaitan memperoleh kehidupan.
Begitulah,
maka pekerjaan baru terus tumbuh. Di samping pertanian, pembagian tenaga kerja
juga bertambah, dan f'ungsi-fungsi yang ada dalam masyarakat menjadi semakin
beraneka (diversified). Suatu unsur baru dalam masyarakat ini ialah
perdagangan, yang berarti suatu peningkatan yang penting dalam kebutuhan
komunikasi antarherbagai lapisan masyarakat. Para pedagang membawa informasi
mengenai tcmpat-tempat lain dan menyampaikan pengalaman mereka secara oral
kepada orang lain, sehingga berfungsi sebagai suatu saluran komunikasi dari
bagian lain dunia.
Titik
pandang para pedagang, di atas segalanya, pada dasarnya adalah sebagai penjual
clan pembeli barang. Pengamatan mereka tentunya didasarkan pada keuntungan
komersial (ketimbang misalnya, keyakinan agama), dan harus mempertimbangkan apa
yang dapat dihubungkannya dengan pedagang dan anggota masyarakat lainnya tanpa
mengganggu kepentingan komersialnya. Jadi, bersama dengan komunikasi yang
meluas, berkembang pula pembatasan akan informasi yang penting, yang sebenarnya
juga telah banyak berlangsung sebelumnya, karena kemampuan magic pun pada
hakekatnya didasarkan atas pengetahuan yang bersifat rahasia
EMPAT
ERA KOMUNIKASI ERA KOMUNIKASI TULISAN, CETAK, TEKNOLOGI, DAN INTERAKTIF 4 ERA
KOMUNIKASI
Yaitu :
1. KOMUNIKASI TULISAN
2. KOMUNIKASI CETAK
3. KOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI
4. KOMUNIKASI INTERAKTIF
A. Komunikasi Tulisan
Menurut Everett M. Rogers. (1986), terdapat
empat era komunikasi yang terjadi di muka bumi ini, yang pertama yaitu era
komunikasi tulisan. Jelas sekali pendapat Rogers M Everett memperlihatkan bahwa
era tulisan memang yang pertama kali. Berhubung menggunakan tulisan tentunya
punya huruf-huruf tertentu namun sayangnya belum pasti huruf apa yang pertama
ada di dunia ini. Era tulisan ini ada beberapa bukti yang di sebutkan dalam
buku ini; orang-oang Sumerians menggunakan tanah liat untuk membuat huruf.
kemudian pada 1041 SM china menemukan dengan tipe mencetakan huruf dalam buku,
dilanjutkan pada 1241 korea menemukan model dengan tipe mencetakan huruf dari
tanah liat kedalam logam.
B. Komunikasi Cetak
Setelah era komunikasi tulisan ini muncullah era
komunikasi cetak. Pada saat itu Gunternberg menemukan mesin cetak. Konon
katanya Gustenberg menemukan mesin press ini untuk mencetak injil, dalam ruang
linkup sempit. Kenapa? Karena pada saat itu belum banyak orang yang bisa baca.
Akan tetapi lama kelamaan mesin cetak itu
dipakai. Pada tahun 1833, ketika Bunyamin Day meluncurkan surat kabar New York
Sun, yang digunakan secara besar-besaran (masal) disambung pada tahun 1839
Daguerre melakukan praktek photografinya untuk digunakan dalam koran. Dahulu,
sebelum mesin cetak muncul dan berkembang, perkembangan informasi berjalan
sangat lambat. Buku-buku bacaan hanya tersedia dalam jumlah yang sangat
terbatas, sehingga tidak semua orang bisa memiliki buku. Hal ini karena pada
zaman dahulu, teknologi untuk memperbanyak buku dilakukan secara manual, yaitu
dengan tangan. Selain kemunculan mesin cetak, perkembangan media cetak didukung
oleh meningkatnya tingkat kemampuan orang.
untuk membaca dan mengerti berbagai jenis
informasi. Sebenarnya perkembangan teknologi percetakan sangat menentukan arah
perkembangan media cetak itu sendiri. Semakin maju perkembangannya, maka
hasilnya tentu akan semakin bagus.
Masalah yang ada akan harus bisa dihilangkan
atau paling tidak dikurangi dengan kemunculan sebuah teknologi baru. Jika tidak
ada perubahan yang dihasilkan, maka tidak ada artinya suatu teknologi
diciptakan.
C. Komunikasi Telekomunikasi
Samuel Morse mentransmisikan pesan melalui
telegraf pertama kali Alexander Graham Bell mengirimkan pesan melalui telepon
pertama kali. Gambar bergerak diciptakan dan pertama kalinya film ditunjukkan
kepada public. Guglielmo Marconi mentransmisikan pesan melalui radio. Lee de
Forest menemukan kualitas pengeras suara dari tabung hampa. Jadwal peyiaran
radio secara teratur pertama kali oleh KDKA di Pittsburg. Demonstrasi Televisi
oleh RCA Pertama kali siaran televisi komersial.Menurut BNET Business
Dictionary (2008) Teknologi Komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan
untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi
menfasilitasi komunikasi antar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu
secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi dapat berupa telpon,
telex, fax, radio, televisi, audio video’ electronic data interchange and
e-mail.
Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan
perangkat keras, struktur organisasi, dan nilai sosial dengan mana individu
mengumpulkan, memproses dan terjadi pertukaran informasi dengan individu lain
(Rogers, 1986). Teknologi komunikasi dan informasi sebagai suatu produk dan
proses telah berkembang sedemikian rupa sehingga mempengaruhi segenap kehidupan
manusia dalam berbagai bentuk aplikasi.
Tofler yang dikutif oleh Yusufhadi Miarso (2004)
menggambarkan perkembangan itu sebagai revolusi yang berlangsung dalam tiga
gelombang, yaitu: Gelombang ke-1: timbul dalam bentuk teknologi pertanian yangh
telah berlangsung ribuan tahun, Gelombang ke-2: teknologi industri yang
berlangsung hanya dalam masa 300 tahun, dan Gelombang ke-3: merupakan revolusi
teknologi elektronik dan informatik, yang berlangsung hanya dalam kurun waktu
puluhan tahun saja.
Istilah INTERNET diperkenalkan dalam sebuah
paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan
yang kemudian difkenal dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari
DARPA, 1981 National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut
CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi
sebagai alat koordinasi diantara; DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
D. Komunikasi Interaktif
(1971 Interactive Communication Era) Komputer
mainframe pertama kali, ENIAC, dengan 18.000 tabung hampa udara, diciptakan di
Universitas Pennylvania. William Shockley, John Bardeen, dan walter Brattain di
Laboratorium Bell menciptakan transistor tipe solid-state yang dapat mengubah
pembesaran pesan elektronik Ampex Company di Redwood City California
menciptakan Videotape Rusia meluncurkan satelit ruang angkasa (Sputnik) pertama
kali Pendaratan manusia di bulan pertama kali oleh NASA yang dipandu oleh
minicomputer yang berukuran 2 x 1,5 feet, atau 3000 kali lebih kecil
dibandingkan dengan komputer ENIAC Penciptaan microprosesor, suatu unit kontrol
komputer (Central Processing Unit/CPU) pada chip semi konduktor oleh Ted Hoff
at Intel Corporation.
Teknologi interaktif yang ada saat ini telah
mengubah hubungan antara konsumen dengan pihak perusahaan. Terdapat lima contoh
spesifik dari teknologi interaktif yang digunakan oleh pemasar. Para pemasar
telah menemukan cara untuk menyesuaikan teknologi ini dengan strategi pemasaran
yang berfokus pada keuntungan konsumen. Cross dan Smith menyebutkan teknologi
yang memfasilitasi konsumen dan pemasar ini antara lain magnetic card readersatau
kartu magnetik, interactive voice response systemsatau sistem respon suara
interaktif, buletin elektronik, internet, dan fax-on-demand.
Pemasaran interaktif pada praktiknya dapat
menyeimbangkan skala keuntungan antara pemasar dengan konsumen dimana pada
pemasaran konvensional skala keuntungan lebih berat kepada pemasar. Keuntungan
dari teknologi interaktif ini antara lain kecepatan akses data dan informasi.
Pemasaran interaktif dan direct marketing mengusung sistem komunikasi dua arah.
Dengan interaksi dengan konsumen, maka pemasar bisa mendapatkan informasi yang
dibutuhkan untuk menentukan target dan segmentasi pasar.
Selain itu konsumen juga mendapat keuntungan
dari meningkatnya kecepatan interaksi. Mereka akan memperoleh informasi secara
langsung dari penjual atau dari konsumen lain melalui forum diskusi dan email
mengenai barang atau jasa yang ingin dikonsumsi.
https://repository.unikom.ac.id/33709/1/materi3.pdf

bagus sekali kak ,terimakasih atas ilmunyaa
BalasHapus